Bandung, 5 Agustus 2026 – Panitia Seleksi Calon Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Barat resmi mengumumkan 16 nama calon presidium yang akan mengikuti tahapan selanjutnya dalam proses pemilihan kepemimpinan MW KAHMI Jawa Barat periode 2026–2031.
Pengumuman tersebut disampaikan usai proses verifikasi administrasi yang dilaksanakan Panitia Seleksi sebagai bagian dari rangkaian Musyawarah Wilayah (Muswil) VII MW KAHMI Jawa Barat. Tahapan ini merupakan bagian penting dalam memastikan seluruh calon memenuhi persyaratan organisasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Adapun 16 calon presidium yang dinyatakan lolos verifikasi adalah:
1. H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb.
2. H. Najmuddin, S.Ag., M.Ling., M.Tr.I.P.
3. Agus Muttaqin Alfaz.
4. Suprih Rozikin, S.H., M.H.
5. dr. Asad, Sp. THT-BKL.
6. Huliman Abdul Gofur, S.Ag., M.Pd.
7. Ahmad Hidayat, S.I.Kom.
8. Budi Kurnia, S.Ag., M.M.
9. Dr. Syarip Hidayat, M.Pd.
10. Dodi Ferdiana Kusnandar, S.Pd.I.
11. Prof. Dr. Eng. Ir. Sidik Permana, S.Si., M.Eng., MBA., MSP.
12. Irfan Arifian, S.H., M.H.
13. Joni Martiyus Sikumbang.
14. Prof. Dr. H. Ahmad Sarbini, M.Ag.
15. Saepul Bahri Bin Zein.
16. Husni Farhani M., S.H., M.Si., C.Me.
Ketua Panitia Seleksi menegaskan bahwa proses penjaringan dilakukan secara terbuka, objektif, dan berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KAHMI. Selanjutnya, para calon akan mengikuti tahapan penetapan dan mekanisme pemilihan dalam forum Muswil VII MW KAHMI Jawa Barat.
Musyawarah Wilayah VII diharapkan menjadi momentum strategis untuk melahirkan kepemimpinan yang mampu memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas kontribusi alumni HMI terhadap pembangunan Jawa Barat, serta mendorong transformasi keumatan menuju Jawa Barat Istimewa.
Panitia mengajak seluruh keluarga besar KAHMI di Jawa Barat untuk menjaga semangat kebersamaan, menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah, serta menyukseskan seluruh rangkaian Muswil VII demi terpilihnya presidium terbaik yang akan mengemban amanah organisasi selama lima tahun ke depan.


0 Komentar