Bekasi – Peristiwa longsornya tumpukan sampah terjadi di kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (8/3) sore. Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah sopir truk sampah dan warga yang berada di sekitar lokasi tertimbun longsoran.
Berdasarkan laporan sementara dari tim di lapangan, kejadian bermula sekitar pukul 14.30 WIB saat sejumlah truk sampah tengah mengantre untuk membuang muatan di area zona 4 TPST Bantargebang. Tiba-tiba tumpukan sampah di lokasi tersebut longsor dan menimpa para sopir truk yang sedang menunggu giliran membuang sampah. Selain itu, beberapa warga yang berada di warung sekitar lokasi, termasuk pemulung, turut tertimbun longsoran.
Dalam pendataan awal, diperkirakan terdapat sekitar 10 orang yang sempat tertimbun, terdiri dari lima orang masyarakat atau pemulung serta lima orang sopir truk sampah.
Tim penyelamat yang berada di lokasi berhasil mengevakuasi beberapa korban. Dari kalangan sopir truk, tiga orang telah dievakuasi dengan rincian dua orang selamat dan satu orang meninggal dunia, sementara dua orang lainnya sempat dilaporkan masih dalam pencarian pada tahap awal evakuasi.
Sementara itu dari kelompok masyarakat, dua orang perempuan berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan tiga orang lainnya sempat masih dalam proses pencarian oleh tim SAR.
Hingga laporan perkembangan terakhir, total korban meninggal dunia tercatat sebanyak lima orang. Identitas korban yang telah terdata antara lain Enda Widayanti (25), pemilik warung; Sumine (60), pemilik warung; Dedi Sutrisno, sopir truk asal Karawang; Irwan Supriatin; serta Riki Supriadi.
Selain korban jiwa, longsoran sampah juga menimbun sejumlah kendaraan yang berada di lokasi. Tercatat lima kendaraan terdampak, terdiri dari satu unit mobil yang berhasil selamat, dua unit mobil yang masih tertimbun, serta dua unit mobil yang telah berhasil dievakuasi dari timbunan sampah. Sebuah warung di sekitar area kejadian juga turut tertimbun.
Tim gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Bekasi, BPBD Kota Bekasi, BPBD Provinsi DKI Jakarta, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi langsung melakukan operasi pencarian dan evakuasi. Tim SAR Bekasi dilaporkan bergerak menuju lokasi pada pukul 16.35 WIB dan tiba sekitar pukul 17.22 WIB untuk segera berkoordinasi dengan unsur terkait di lapangan.
Proses evakuasi hingga kini masih terus berlangsung karena kondisi medan yang cukup sulit akibat tingginya timbunan sampah dan potensi longsor susulan. Tim penyelamat juga masih melakukan pendataan lanjutan terhadap kemungkinan korban maupun kendaraan yang masih tertimbun.
Operasi pencarian dan evakuasi korban masih terus dilakukan hingga malam hari oleh tim gabungan di lokasi kejadian


0 Komentar