Bagan Kandidat Calon Wakil Bupati Bekasi

 

Cikarang Pusat, Kab. Bekasi - Pasca pelantikan definitif dr. Asep Surya Atmadja sebagai Bupati Bekasi pada Jumat (23/10/2026) di Kompleks Pemkab Bekasi, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, bursa Calon Wakil Bupati Bekasi mulai memanas. Mekanisme pengisian kursi kosong akan melalui DPRD Kabupaten Bekasi yang akan memilih dari 2 nama yang diusulkan koalisi partai pengusung Pilkada 2024, yakni PDIP, PPP, Partai Buruh dan PBB. f728

Dari internal PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, mengerucut dua klaster: kader struktural DPC dan kader non-struktural yang dinilai punya daya tawar lintas koalisi.

A. KLASTER KADER STRUKTURAL DPC PDIP KAB. BEKASI

Ini adalah klaster yang secara AD/ART partai paling berhak mengklaim kursi. Mereka menguasai mesin partai.

1. Chairul - PLT Ketua DPC PDIP Kab. Bekasi
Kekuatan: Posisi PLT Ketua adalah pemegang mandat langsung DPP. Secara struktur, dia penentu rekomendasi awal ke DPD dan DPP. Memiliki legitimasi untuk mengonsolidasikan 27 PAC, 8 anggota DPRD Fraksi PDIP, dan relawan. Kedekatan dengan DPD Jabar menjadi modal untuk meloloskan nama ke DPP. Di internal, jabatan Ketua DPC adalah simbol soliditas pasca dinamika OTT Bupati sebelumnya.

Aktivitas Politik: Menjadi jangkar konsolidasi partai pasca pelantikan Bupati definitif dan menjaga agar Fraksi PDIP di DPRD tetap solid.

2. Yusuf - Sekretaris DPC
Kekuatan: Jabatan Sekretaris adalah "dapur" organisasi. Menguasai administrasi, data saksi, dan komunikasi harian dengan PAC dan Ranting. Dalam tradisi PDIP, Sekretaris seringkali menjadi operator politik yang memahami peta kekuatan riil di tiap Dapil. Masuk radar sebagai representasi kader administratif-teknis.

Aktivitas Politik: Aktif dalam penyusunan berkas dan komunikasi koalisi tingkat kabupaten, sehingga dianggap mampu menjaga stabilitas politik 

3. Sanusi - Bendahara DPC
Kekuatan: Bendahara menguasai logistik partai. Dalam kontestasi pemilihan di DPRD (54 anggota DPRD yang memilih), kemampuan membangun komunikasi dan logistik politik menjadi krusial. Figur Bendahara dinilai bisa merangkul lintas fraksi. 
Aktivitas politik:  aktif membangun relasi politik baik di lintas partai maupun lintas organisasi kemasyarakatan. Sanusi adalah kader muda potensial yg  dimiliki oleh struktur DPC PDIP Kabupaten Bekasi yg sedang menyusun langkah-langkah politik jangka panjang.

B. KLASTER KADER NON-STRUKTURAL (TOKOH EKSTERNAL DPC)

Klaster ini justru menguat di pemberitaan koalisi karena dianggap lebih bisa diterima partai koalisi lain diantaranya 
1. Waras Wasisto yg pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat selama 2 Periode dan pernah menjabat bendahara DPD PDIP Jawa Barat. Beliau di kenal piawai dalam membangun komunikasi politik listas partai. 
2. Jejen Sayuti yg pernah menjabat sebagai Ketua DPRD dan ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi juga pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. Beliau mempunyai kemampuan menjaga stabilitas politik sesuai dengan pengalamannya 

Keputusan akhir tetap di DPP PDIP melalui Ketua DPD Jabar Ono Surono, setelah Bupati definitif mengusulkan 2 nama ke DPRD