Penabekasi.id - KOTA BOGOR, Cabang olahraga (cabor) judo Kota Bekasi menargetkan tiga medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Target tersebut dinilai realistis dengan mempertimbangkan komposisi atlet dan ketatnya persaingan. Meski demikian, peluang untuk mengulang pencapaian lima medali emas seperti pada Porprov 2022 tetap terbuka. Ketua Judo Kota Bekasi, Deden Tirtajaya, mengakui mempertahankan prestasi sebelumnya bukan perkara mudah karena terdapat sejumlah perubahan dalam kekuatan tim.

Deden menjelaskan, salah satu atlet yang berkontribusi dalam perolehan lima emas pada Porprov 2022 kini telah berpindah ke cabang olahraga lain. Selain itu, dari empat atlet andalan lainnya, satu atlet masih terkendala perizinan untuk bertanding karena sedang menjalani pendidikan. Padahal, atlet tersebut menjadi salah satu tumpuan Kota Bekasi untuk meraih medali. "Kami sudah menyampaikan surat izin dan sebagainya. Saya berharap nanti ada kelonggaran dari panitia sehingga satu nomor andalan kita ini bisa bertanding," ungkap Deden saat berbincang dengan tim media official Porprov 2026 Kota Bekasi, Selasa (3/11/2026).

Dengan kondisi tersebut, judo Kota Bekasi mematok tiga emas sebagai target utama. Namun, Deden tidak menutup kemungkinan timnya mampu mencapai lima emas apabila seluruh atlet, pelatih, dan official dapat bekerja maksimal selama pertandingan. "Target di atas kertas sekitar tiga emas. Maksimal sebetulnya bisa di angka lima, tetapi itu membutuhkan kerja ekstra dari tim official, pelatih, dan atlet untuk benar-benar berjibaku memaksimalkan pertandingan di lapangan," jelasnya. Pada Porprov tahun ini, judo Kota Bekasi akan mengikuti 21 dari total 28 nomor pertandingan yang tersedia.

Selain kekuatan lawan, keterbatasan sarana dan prasarana latihan juga menjadi tantangan tersendiri. Deden menilai tuan rumah memiliki keuntungan karena telah melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari. Sementara itu, judo bersama sejumlah cabang olahraga bela diri lainnya, seperti gulat dan sambo, masih menghadapi persoalan belum tersedianya venue maupun tempat latihan khusus yang memadai. "Kalau bicara persaingan, tuan rumah sudah mempersiapkan jauh-jauh hari. Sementara kita juga masih menghadapi keterbatasan fasilitas, termasuk belum adanya tempat latihan khusus untuk judo," katanya.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, tim judo Kota Bekasi tetap berupaya memaksimalkan persiapan atlet. Tidak hanya dari sisi teknik dan kekuatan fisik, perhatian juga diberikan terhadap asupan makanan, pemenuhan gizi, waktu istirahat, serta kesiapan mental. Sejumlah atlet diproyeksikan menjadi andalan untuk mendulang medali, di antaranya pada kelas 48 kilogram, 70 kilogram, 78 kilogram, serta 55 kilogram.

Deden berharap seluruh atlet mampu menunjukkan performa terbaik dan memaksimalkan setiap peluang di pertandingan. Target tiga medali emas menjadi perhitungan realistis berdasarkan kondisi kekuatan tim saat ini, sementara pencapaian lima emas seperti Porprov 2022 tetap menjadi motivasi tambahan. Dengan kerja sama atlet, pelatih, dan official, judo Kota Bekasi optimistis dapat memberikan kontribusi terbaik bagi kontingen Kota Bekasi pada Porprov XV Jawa Barat 2026.