![]() |
| Destinasi wisata hutan mangrove |
KEPULAUAN SERIBU – Kondisi jembatan kayu dan beton yang menjadi akses menuju destinasi wisata Hutan Mangrove di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah bagian coran semen terlihat berlubang dan mengalami kerusakan sehingga mengganggu kenyamanan serta keamanan pengunjung.
Kerusakan tersebut menjadi perhatian para penggiat wisata setempat karena jembatan Hutan Mangrove merupakan salah satu akses yang cukup sering digunakan wisatawan untuk menikmati kawasan mangrove, termasuk menuju salah satu destinasi favorit di Pulau Untung Jawa, yakni Jembatan Pengantin.
![]() |
| Nurcholis |
Nurcholis, penggiat wisata di Pulau Untung Jawa, berharap kondisi tersebut segera mendapatkan perhatian dan penanganan dari pihak terkait atau pemerintah kabupaten kepulauan seribu.
Menurutnya, perbaikan jembatan sangat diperlukan agar wisatawan dapat kembali menikmati kawasan Hutan Mangrove dengan nyaman dan aman.
“Terus terang saya merasa kurang enak ketika ada pengunjung yang datang dan kemudian menyampaikan keluhan kepada saya karena melihat kondisi jembatan yang banyak mengalami kerusakan,” ujar Nurcholis.
Ia mengatakan, sebelumnya jembatan tersebut menjadi salah satu akses yang banyak digunakan oleh wisatawan untuk menuju berbagai titik wisata di kawasan Hutan Mangrove, terutama menuju Jembatan Pengantin yang selama ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan di Pulau Untung Jawa.
“Dulu banyak pengunjung yang menggunakan akses ini untuk menuju Jembatan Pengantin. Karena kondisinya sekarang banyak yang rusak, tentu wisatawan merasa kurang nyaman,” katanya.
Nurcholis mengapresiasi langkah Lurah Untung Jawa, Muslim Abu Bakar, S.IP., M.M., bersama petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) serta pokdarwis Untung Jawa yang sebelumnya telah melakukan perbaikan terhadap sejumlah bagian jembatan yang rusak.
Namun, menurutnya, kerusakan saat ini kembali bertambah dan membutuhkan penanganan yang lebih menyeluruh.
“Pak Lurah bersama PPSU sebelumnya sudah berupaya memperbaiki jembatan tersebut. Kami tentu mengapresiasi langkah itu. Tetapi sekarang kerusakannya semakin banyak, sehingga dibutuhkan renovasi yang lebih menyeluruh,” ungkap Nurcholis.
Ia berharap pihak pemerintah kabupaten kepulauan seribu dapat segera melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi jembatan dan mengambil langkah perbaikan sebelum kerusakan semakin parah dan berpotensi membahayakan pengunjung.
“Harapan kami segera ada renovasi dari pihak terkait. Jangan sampai wisatawan yang datang justru kecewa karena akses menuju destinasi wisata mengalami kerusakan,” tuturnya.
Menurut Nurcholis, keberadaan sarana dan prasarana yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan sektor pariwisata di Pulau Untung Jawa. Perbaikan infrastruktur wisata juga dinilai dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan.
“Kami ingin wisatawan yang datang ke Untung Jawa merasa nyaman dan bisa menikmati semua destinasi yang ada. Kalau infrastrukturnya baik, tentu akan semakin mendukung pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat,” pungkasnya. (nik)





0 Komentar