Bekasi – Setelah sebelumnya mengajak peserta didik berkunjung ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi sebagai bagian dari program Education Trip, Vidya Abimata kembali menghadirkan kegiatan edukatif dengan tema pelestarian seni dan budaya.

Pada Minggu, 12 Juli 2026, Vidya Abimata mengajak anak-anak berusia 8 hingga 16 tahun untuk menyaksikan secara langsung pertunjukan wayang golek di Sanggar Chandra Komara, yang berlokasi di Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan warisan budaya Indonesia kepada generasi muda sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap seni tradisional yang kini mulai jarang dikenal oleh anak-anak. Melalui pengalaman belajar secara langsung, peserta tidak hanya menikmati pertunjukan wayang golek, tetapi juga memperoleh pengetahuan mengenai sejarah, filosofi, serta nilai-nilai moral yang terkandung dalam setiap cerita yang dipentaskan.

Ketua Vidya Abimata, Ahmad Athorid, mengatakan bahwa program Education Trip dirancang agar anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan lingkungan, profesi, maupun kebudayaan.

"Setelah mengenalkan profesi pemadam kebakaran pada kegiatan sebelumnya, kali ini kami ingin mengajak anak-anak lebih dekat dengan seni budaya lokal. Wayang golek merupakan salah satu warisan budaya bangsa yang harus terus dikenalkan kepada generasi muda agar tidak tergerus perkembangan zaman," ujarnya.

Selain menyaksikan pertunjukan, peserta juga berkesempatan berinteraksi dengan para pelaku seni di Sanggar Chandra Komara. Mereka dikenalkan pada karakter wayang, teknik pementasan, serta proses pelestarian budaya yang dilakukan oleh sanggar.

Melalui kegiatan ini, Vidya Abimata berharap anak-anak tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga tumbuh rasa bangga dan kepedulian untuk ikut menjaga serta melestarikan kekayaan budaya Indonesia sebagai bagian dari identitas bangsa. (Nik)