Penabekasi.id - Di era konvergensi media, perdebatan saat ini sedang hangat untuk diperbincangkan. Dimana konvergensi media merupakan integrasi media atau penyatuan seluruh aspek dan komponen media melalui digitalisasi yang dilakukan oleh industri media. Tujuan dari era konvergensi media ini adalah untuk memproduksi dan menyebarkan konten media yang beragam melalui alat dan infrastruktur teknologi, untuk digunakan oleh khalayak dari berbagai kelompok. pada saat yang sama، Era disrupsi media merupakan era dimana terjadi perubahan pada komponen media akibat hadirnya inovasi-inovasi besar dan berkelanjutan, sehingga mengubah sistem dan tatanan kehidupan masyarakat secara luas dan menyeluruh

Sedangkan strukturasi media menitikberatkan pada dua unsur gabungan, yaitu komodifikasi media dan spasialisasi media, yang bertujuan untuk mencapai penataan atau standarisasi media yang terorganisir.

Dengan kata lain, artikel ini akan membahas dimensi struktur media dalam masyarakat, dan perannya dalam masyarakat di era konvergensi.

Definisi dan dimensi struktur media

Menurut vincent mosco, strukturasi media adalah proses penciptaan peran dalam hubungan sosial sedemikian rupa sehingga setiap elemen sosial mempunyai kewajiban terhadap elemen sosial lainnya sehingga menimbulkan ras, gender, dan kelas sosial. Artinya strukturasi media adalah kegiatan membangun ketertiban sosial masyarakat melalui media yang bertujuan untuk melahirkan rasa tanggung jawab dalam rangka mengangkat ras, gender, dan kelas sosial..

Bahasa dan simbol sebagai isi media menjadi suatu struktur yang memiliki nilai jual karena mengandung makna dan informasi yang dapat diadaptasi dan mampu berperan sangat penting dalam aktivitas kemasyarakatan. Kegiatan mengadaptasi bahasa dan simbol yang digunakan untuk menyampaikan informasi agar dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Gaya yang dimaksud meliputi pokok bahasan informasi yang disajikan, format berita tertulis, dan cara penyampaian pesan yang lebih santai tanpa menggunakan bahasa yang berstandar tinggi, semuanya terstruktur agar dapat memberikan peran penting bagi masyarakat. Hal ini dilakukan agar media dapat memberikan konten yang menarik kepada generasi di era konvergensi dan disrupsi.

Perananya terhadap masyarakat di era konvergensi

Struktur merupakan sesuatu yang berada di luar aktivitas kehidupan masyarakat di era konvergensi. Sebagaimana dipahami dalam pemikiran strukturalis dan poststrukturalis, gagasan tentang struktur nampaknya lebih menarik. strukturasi dianggap sebagai sesuatu yang tidak membentuk pola kehadiran seseorang dalam masyarakat, melainkan merupakan persinggungan antara keberadaan dan ketidakberadaannya dalam aktivitas kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat pada era konvergensi. Pemikiran strukturalisme seolah-olah tidak ada kaitannya satu sama lain, namun nyatanya seluruh aspek dan unsur yang dikandungnya saling berkaitan dengan aspek-aspek krusial dari struktur hubungan dalam aktivitas sosial dan masyarakat, aspek-aspek yang dalam teori strukturalisme dapat dapat dipahami dengan menganalisis perbedaan antara konsep struktur dan sistem. 

Dalam analisis hubungan sosial dan kemasyarakatan, dalam tradisi strukturalis, biasanya

Sementara itu, di era konvergensi dimana masyarakat membutuhkan inovasi dalam aktivitas media, maka struktur harus mampu menjawab tantangan zaman, karena dengan struktur media mampu menjawab permasalahan masyarakat, misalnya saja permasalahan yang ada di masyarakat. Kebutuhan masyarakat dari setiap departemen merupakan salah satu tantangan yang dihadapi oleh media dalam menyajikan dan menyediakan program informasi yang mudah diakses dan diterima oleh setiap kalangan. Jika struktur media ini diterapkan di era konvergensi, maka kesenjangan dan ketimpangan sosial tidak akan ada di masyarakat. 

Kita dapat dengan mudah memahami bahwa hidup bermasyarakat memerlukan pengenalan banyak hal. Kita hidup di lingkungan sosial dan komunal. Kita tidak bisa hidup sendiri, karena banyak hal yang akan membantu kita dan di saat yang sama banyak hal yang membatasi langkah kita. Kita tentu bangga disebut sebagai orang yang produktif, berkepribadian sukses, atau singkatnya orang yang berkuasa. Status kita akan naik jika semua orang memberikan penghargaan dan pengakuan. (Red) 

(Penulis : M. Ali Hariawan - Mahasiswa MIKOM Pasca Sarjana UMJ)